Ayo Berdonasi untuk Pendidikan

Semua manusia dilahirkan dengan kemampuan untuk mengubah hidup orang lain. Memberi adalah salah satu kemampuan itu. Mari bersama-sama wujudkan mimpi adik-adik di sudut negeri untuk mendapatkan pendidikan yang layak.

KLIK DISINI



25 September 2022

by Andi Mutmainnah alias Tifa

 

Matahari bersinar lembut

Menebarkan semangat menyambut hari

Puluhan meter kami lewati

Untuk sampai di tempat belajar kami

 

Kami adalah anak desa terpencil

Sekolah, kelas, dan ruang gerak yang kecil

Kami adalah anak pelosok

Dengan sekolah yang tak layak huni

dan pengajar yang dapat dihitung jari

 

Memejamkan mata sambil berdoa

Agar semesta mendengar jeritan kami

Anak bangsa yang tak diperhatikan nasibnya

Hanya tekad yang kuat agar terus merajut mimpi dalam pikiran


Hai, saya Mochammad Rafly Ramadhani kalau itu kepanjangan saya bisa disapa “Raff“ saja, saat ini saya sedang berkerja menghidupi diri sendiri agar tetap mampu untuk bertahan menapaki bumi. Kali ini saya kembali mengikuti program SEJARA (Sekolah Jejak Nusantara) Ang. XXIX yang mana dahulu saya sudah pernah mengikuti proses open rekruitment angkatan sebelumnya namun batal berangkat.

“Manusia Hidup Untuk Memanusiakan Manusia Lain” itulah arti dari judul artikel yang saat ini saya angkat sebagai bahan refleksi. Gagasan dari seorang tokoh pahlawan nasional yang telah mengakar kuat bagi masyarakat Sulawesi Utara khususnya Kota Manado. Saya juga teringat nasihat guru saya saat sekolah dahulu mengenai arti dari seorang relawan, katanya relawan adalah seseorang yang memiliki hati yang tulus, berangkat dari kata “rela” ia ikhlas sepenuh hati untuk apapun yang ia beri dan tidak mengharap imbalan atau balasan sama sekali, yah kurang lebih seperti itu tutur beliau.

Hidup bersosial dan bermasyarakat memberikan bantuan dan perhatian terhadap sesama adalah maksud dari pujangga yang berlabel pahlawan nasional ini. Namanya adalah Dr. Gerungan Saul Samuel Jacob Ratulangi atau yang lebih dikenali sebagai Sam Ratulangi. Tapi kali ini saya tidak mau bercerita tentang beliau, melainkan tentang pengalaman saya ketika menjadi relawan di Dusun Makmur.

Tercatat mulai hari pertama kepergian saya bersama rekan-rekan relawan yang lain 4 hari lamanya hingga saat berada di lokasi. Kami menempuh perjalanan yang di mulai dari Kota Makassar ke Dusun Makmur Desa Bonto Manurung, Kec. Tompobulu, Kab. Maros itu, membutuhkan estimasi waktu kurang lebih 2 jam perjalanan darat, cukup dan lumayan jauh dari kebisingan kota.

Dusun Makmur, teramat sangat indah. Anak-anak yang memiliki kemauan dan semangat untuk belajar menjadi pelengkap dusun ini harus kudatangi kembali suatu saat nanti (semoga masih diberi kesempatan). Mentari bergerak laksana keong semenjak aku disini, hari-hari kurasa lamban untuk berganti di kala siangnya, perguliran sang mentari dan rembulan untuk bertukar peran membuat hari-hariku disini seperti memiliki repetisi yang menyenangkan untuk kusambut ke esokan harinya.

            Hal yang baru untuk saya sendiri, ketika disini saya jadi lebih banyak berbagi dengan menebar edukasi, lebih banyak menginspirasi dengan menebar aspirasi, lebih banyak berbagi senyuman dengan menebar kebahagiaan, lebih banyak belajar dengan mempelajari. Mengajari anak-anak tantangan terbesarnya adalah harus menjadi anak-anak itu sendiri. Karena terkadang anak-anak lebih menyukai bermain sambil belajar, kita harus pandai memasuki dunia mereka untuk kemudian kita mengambil peran disana.

            Saya belum mampu banyak berkata untuk pengalaman pertama ini, namun pesanku untuk diri sendiri dan mungkin rekan-rekan relawan yang di berangkatkan juga bisa memetik, bahwa kita masih memiliki PR yang sangat banyak untuk kita tuntaskan di kemudian hari, langkah kaki kita harus memiliki arti ketika mulai menapaki tanah merahnya Dusun Makmur ini. Terima kasih Koin Untuk Negeri telah menjadi wadah relawan-relawan penebar aspirasi untuk anak-anak ibu pertiwi.


#DARISUDUTNEGERIKITAMENGINSPIRASI


Kk Kaswal menjadi narasumber dalam program Sharing Komunitas edisi ke- 3 yang diselenggarakan oleh Komunitas Koin Untuk Negeri, Jum'at 23 September 2022 via zoom meeting.

Pertemuan kali ini mengusung tema" Kontribusi Millenial di Dunia ASN". dengan mengusung tema ini kita berharap agar para kaum pemuda tidak lagi ragu atau bahkan takut menjadi bagian dari abdi negara, dengan mendaftarkan diri melalui seleksi CPNS yang diselenggarakan oleh pemerintah.

 Saat ini masih banyak kita temukan kaum millenial atau pemuda tidak ingin mendaftarkan diri sebagai abdi negara karena mereka menganggap bahwa menjadi abdi negera hanya akan membatasi kebebasan dan harus bekerja dibawah tekanan.

Namun dengan kehadiran Kk Kaswal di Sharing Komunitas kali ini dapat membuka cakrawala berpikir kita tentang dunia ASN. Menurut beliau, dunia ASN itu sangat mengasyikkan dan cukup menjanjikan bagi kaum millenial, sembari dilanjutkan dengan menceritakan secara runut apa yang dialami selama menjadi abdi negara.

Tak hanya itu, Kk Kaswal juga memberikan bocoran tentang trik dan cara jitu yang bisa ditempuh oleh kaum millenial agar lolos dalam tahap seleksi dan ini memang betul terbukti pada dirinya yang mampu mengalahkan ribuan peserta dalam tahap seleksi hingga menjadikannya abdi negara berada dibawah neungan Kementerian Agama Republik Indonesia dan ditempatkan di kampung halamannya di Kab. Enrekang Sulawesi Selatan.




 Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh

Hi Kakak - kakak KUNers

Komunitas Koin Untuk Negeri Cabang Bulukumba kembali membuka Open Open Recruitment Sekolah Jejak Nusantara Angkatan X. Program Sekolah Jejak Nusantara (SEJARA) ini dibentuk atas dasar kepedulian terhadap kondisi pendidikan adik-adik di daerah terpencil dan terpinggirkan. Kali ini lokasi pengabdian adalah di Kelas Jauh SDN 35 Lannying yang terletak di Dusun Muntea, Desa Bonto Lojong, Kec. Ulu Ere, Kab. Bantaeng. Dimana di sekolah ini akses jalan yang buruk, fasilitas gedung sekolah yang masih terbatas dan pernikahan anak di bawah umur masih terjadi dan menjadi faktor yang menghambat bagi adik - adik untuk mendapatkan akses pendidikan yang layak. 


Tentunya peran serta kakak - kakak sekalian sangat diharapkan untuk membantu adik - adik di Dusun Muntea mendapatkan pendidikan yang layak.


Yuk bergabung dengan kami mengukir senyum dan menginspirasi adik - adik dengan mengikuti Open Recruitment SEJARA Angkatan X yang masa pendaftarannya di mulai dari tanggal 22 September -  04 Oktober 2022.


👉   LINK FORMULIR OPREC SEJARA ANGKATAN X

Dapatkan twibbonnya kakak

👇

TWIBBON OPREK ANGKTAN X


KUN kembali mengadakan Sharing Komunitas dengan menghadirkan KK Wahyu sebagai narasumber, Jum'at 16 September 2022 via zoom meeting. Adapun tema yang diusung kali ini "Beasiswa Chinese Scholarship Council di Norheast Normal University". 

Tema ini sengaja diusung mengingat banyak diantara relawan yang mungkin membutuhkan informasi tentang cara dan perjuangan untuk mendapatkan beasiswa baik dalam maupun luar negeri. Dalam pertemuan ini KK Wahyu berhasil mengupas tuntas bagaimana perjuangan beliau hingga dapat memperoleh beasiswa setelah mencoba sebanyak 11 kali. 

Ada nilai perjuangan yang tak pernah berhenti dilakukan oleh KK Wahyu sehingga tetap bisa bertahan dibalik berbagai tuntutan yang terus menghampiri. Tak ada kata menyerah hingga Tuhan betul-betul mewujudkan apa yang dinginkannya setelah sekian lama dan dalam waktu yang tidak begitu singkat.

Salah satu pesan yang cukup menyentuh dari beliau " Ketika usaha dianggap sudah maksimal, maka disitulah engkau membutuhkan waktu lebih banyak untuk menengadah ke Tuhan-Mu, namun percayalah bahwa dibalik perjuangan akan selalu ada hasil yang di peroleh"

Kehadiran beliau sebagai narasumber dalam pertemuan kali ini seakan membukan cakrawala berpikir kita bahwa tak ada yang instan semua butuh proses, butuh waktu, dan butuh perjuangan untuk mewujudkan apa yang diinginkan. Keterbatasan tidak boleh memaksa kita untuk berhenti dalam berusaha namun sementinya keterbatasan harus menjadi pemicu untuk terus berusaha dan berjuang. 

Alhamdulillah pertemuan ini berjalan dengan lancar dan dihadiri oleh kurang lebih 20 pengurus KUN. Semoga dipertemuan-pertemuan berikutnya akan semakin banyak yang bergabung.


Pendidikan merupakan hal yang sangat penting untuk menentukan kemajuan dan keberhasilan suatu negara. Pendidikan itu identik dengan sebuah perubahan, tanpa adanya pendidikan maka tak akan ada perubahan. 

Itulah kenapa pendidikan begitu sangat penting dimiliki oleh setiap insan sebagaimana yang tercantum pada Pasal 31 UUD 1945 ayat 1 berbunyi, "Setiap warga negara berhak mendapat pendidikan". Begitu pula yang tercantum dalam alinea keempat Pembukaan UUD 1945 adalah mencerdaskan kehidupan bangsa.

Meskipun kebutuhan pendidikan setiap anak telah terpenuhi namun sistem dari pendidikan itu sendiri sangat menentukan kualitas dari pendidikan itu. Olehnya itu, sistem akan menjadi penentu keberhasilan dari sebuah perencanaan karena sistem yang baik pastinya akan menciptakan hasil dan kualitas pendidikan yang teruji. 

Kita tidak dapat pungkiri bahwa kondisi pendidikan kita saat ini masih sangat jauh dari kata sempurna, bahkan banyak kalangan yang menganggap bahwa pendidikan kita masih identik dengan pencarian jati diri dimana kita masih disibukkan dengan gonta-ganti kurikulum yang penerapannya terus bersifat sementara. 

Jika kita berkaca pada beberapa negara dengan kualitas pendidikan terbaik di dunia, maka kita masih tertinggal jauh. Olehnya itu, memang penting untuk bisa menyelesaikan masalah ini agar pendidikan kita pun bisa ikut menjadi yang terbaik. Mari kita coba lihat beberapa sistem pendidikan terbaik di dunia. 

Finlandia 

Posisi pertama ada Finlandia sebagai negara pendidikan terbaik di dunia. Memang sejak dari awal mereka sudah menyediakan aturan yang dapat menjadi standar yang harus diterapkan. Seperti halnya Pelajar di Finlandia, mereka tidak boleh masuk sekolah dasar apabila usianya belum sampai tujuh tahun. 

Selain itu, pendidik pun tidak menilai dari hasil ujian sebagaimana yang diterpakan di negara kita yang mewajibkan ujian sebagai syarat utama untuk bisa naik ke jenjang atau maju ke tahap selanjutnya. Tak hanya itu, rasio antara jumlah pendidik dan pelajar seimbang sehingga ada kesesuaian dalam proses belajar mengajar di kelas. 

Berbeda halnya di negara kita, rasio antara ketersediaan guru dan jumlah murid masih saja terjungkal dan jauh dari kata seimbang. Terlebih lagi jika kita melihat kondisi pendidikan yang ada di pelosok sangat memprihatinkan, dimana seorang guru terkadang mengajar puluhan siswa dari beberapa jenjang yang berbeda dalam satu waktu. Serta banyak lagi hal menarik yang mungkin bisa jadi bahan renungan untuk kita. 

Korea Selatan

Negara dengan sistem pendidikan terbaik kedua dunia adalah Korea Selatan. Korea Selatan menjadikan pendidikan sebagai skala prioritas karena mereka menganggap bahwa investasi pada dunia pendidikan akan sangat berpengaruh besar terhadap pertumbuhan ekonomi yang nantinya akan menjadi motor penggerak kemajuan sebuah negara.  

Uniknya, baik negeri maupun swasta pra sekolah memiliki program pendidikan yang sama, yaitu lebih banyak mengajarkan kemandirian, kreatifitas, bersosialisasi dengan lingkungan dan mengajarkan tentang kehidupan sehari-hari. Sebelum masuk ke Sekolah Dasar, biasanya para siswa pra sekolah akan dibawa berkunjung ke SD untuk sekedar melihat-lihat bagaimana sekolah mereka selanjutnya. Pada umumnya anak yang masuk Sekolah Dasar menerima surat pemberitahuan ijin masuk sekolah.

Korea sangat terobsesi dengan pendidikan. Pendidikan benar-benar ditekankan kepada siswa. Seberapa keras siswa belajar? Selama bertahun-tahun, siswa pergi ke sekolah dari jam 8 pagi sampai lewat tengah malam. Hal ini dikarenakan setelah selesai sekolah, mereka harus menghadiri pendidikan khusus untuk mencoba meningkatkan kinerja akademis mereka. 

Berbeda halnya dengan negara kita yang mana kebijakan pendidikan lebih cendrung ditentukan oleh suasana politik, politiklah yang menjadi nahkoda sehingga kualitas pendidikan seakan bergantung pada kepentingan politik tertentu sehingga arah dari pendidikan kita seakan tak jelas. Seperti halnya, penempatan posisi guru atau kepala sekolah tidak ditentukan oleh kemampuan yang dimiliki namun terkadang masih bergantung pada suasana politik praktis antara pemilih dan yang dipilih. 

Hong Kong

Negara dengan sistem pendidikan terbaik ketiga yakni Hong Kong Sistem pendidikan di Hong Kong mengadaptasi sistem pendidikan di Inggris. Pengetahuan bukan menjadi satu-satunya fokus pendidikannya. Sistem pendidikan di Hong Kong lebih mementingkan pendidikan keahlian praktikal, kemampuan interpersonal, isu sosial budaya, dan penerapan pengetahuan pada praktik kerja nyata.

Peserta didik dibina agar mampu memahami peran masyarakat dan identitas sosial dengan memiliki pemikiran yang kritis. Mereka juga dituntut untuk memiliki keterampilan mandiri dan menjalani gaya hidup sehat. Hong Kong ingin memastikan bahwa kurikulum yang diterapkan di sana sesuai dengan standar internasional. Karenanya, sekolah bertanggung jawab atas perencanaan pelajaran setiap hari.

Beda lagi dengan negara kita yang sampai saat ini arah pendidikan kita orientasinya lebih cenderung berorientasi pada kemampuan untuk mendapatkan nilai yang baik, bukan pada kecakapan hidup dalam kehidupan bermasyarakat. 

Oleh : Akbar Alimuddin


Komunitas Koin Untuk Negeri (KUN) mengadakan temu kangen sekaligus mengujicoba program terbaru, Jum,at (9/9/2022). Pertemuan ini dikhususkan untuk pengurus yang dihadiri oleh kurang lebih 20 peserta melalui via zoom meeting. 

Namanya Sharing Komunitas, sebuah program terbaru yang didesain untuk menjadikan komunitas sebagai wadah berbagi pengetahuan, wawasan, dan pengalaman dari orang-orang keren. 

Kita berharap program ini akan menjadi spirit baru agar semakin banyak lagi orang-orang baik, yang memiliki kepedulian yang besar agar bisa bergabung bersama KUN untuk menebar kebaikan lewat kerja-kerja sosial dalam dunia pendidikan. 

Program ini akan berlangsung sekali dalam sepekan dengan mengusung tema yang menarik dan berbeda-beda. Untuk pertemuan pertama kali ini, kita mengusung tema" Cara sederhana mengelola website komunitas". Di harapkan dengan adanya pertemuan ini, para pengurus bisa memaksimalkan website komunitas agar menjadi lebih profesional, dengan menyajikan berita-berita dan informasi menarik dalam dunia sosial pendidikan. 

Kami sangat menyadari bahwa website komunitas saat ini masih sangat jauh dari kata profesional sehingga diharapkan melalui pertemuan ini kita bisa saling berbagi pengetahuan, pengalaman, serta wawasan yang bisa digunakan untuk semakin memaksimalkan fungsi website sebagai media publikasi komunitas kedepan. 

Insha Allah pekan depan kita akan kembali dengan mengusung tema " Cara Jitu lolos beasiswa luar negeri" Untuk tema kali ini akan dibuka secara umum sehingga siapapun yang ingin gabung, mendengar cerita inspiratif dari kakak-kakak yang keren bisa ikutan. Untuk info lebih jelasnya akan disampaikan lewat media komunitas. 

Terima kasih atas waktunya malam ini, sampai ketemu pekan depan.
Diberdayakan oleh Blogger.