Ayo Berdonasi untuk Pendidikan

Semua manusia dilahirkan dengan kemampuan untuk mengubah hidup orang lain. Memberi adalah salah satu kemampuan itu. Mari bersama-sama wujudkan mimpi adik-adik di sudut negeri untuk mendapatkan pendidikan yang layak.

KLIK DISINI

Kak Nurwahyu bersama adik-adik
Sehelai Ilalang
Di tengah teriknya hawa siang Di tengah luasnya lereng menghampar
Di tengah tingginya langit menjulang
Sehelai rumput tengah berdiri.

Sendirian. Mengapa? Hanya sehelai.
Walaupun dia memang sedikit tak benar disebut sehelai,
tapi apakah pantas disebut seorang rumput?

Pandangan dia mengarah ke langit.
Kakinya menapak di atas lerengg.
Tubuhnya berdiri di atas siang.
Matanya tak sama sekali silau melihat matahari yang sedang terik-teriknya.
 Kakinya tak sama merasa panas dan sakit.
Tubuhnya pun tak merasakan haus atau lapar.

Dia kini hanya bisa memandang langit sambil menitikan tetesan keringat.
Langkah ia percepat melewati pinggang gunung dan semakin dipercepat,
mengingat hari menuju gelap.

Sambutan senyuman yang tertanda pada lekuka bibirnya.
Mereka pun sangat bahagia akan sambutan itu disertai lelahnya perjalanan semua telah terbayarkan. Semangat jua terpancarkan.
Kebahagiaan mereka telah terbayarkan lelahnya kami.

Disini aku melihat banyak rumput,
dan sungguh ironis sekali hanya ada sehelai rumput yang terpancarkan di keluasan lereng ini.
Dan itulah aku. Aku juga berfikir bahwa tak ada rumput yang sendirian, tak ada kawan dalam hidupya.

Rumput pasti berkumpul dengan rumput-rumput lainnya. Hari ini bertepatan Hari Sumpah Pemuda. Pemuda adalah kekuatan, inspirasi, kreatifitas, ledakan ruhiyah, ketegaran, kesegaran, enerjik, karya besar, dan penopang kemajuan bangsa. Itulah kami Koin Untuk Negeri.

Dari sudut negeri kita menginspirasi. Cinta Ku bawa naik, rindu ku bawa pulang

Nurwahyu, Unhas, Relawan Angk. 14 

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.